VIRUS HAMBA UANG

HAMBA UANG

Ayat Pokok:
” Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang ….”

Pendahuluan
Artikel ini merupakan bagian ke dua dari seri Artikel tentang 28 Virus Mematikan yang ada pada manusia akhir jaman. Virus yang kedua yang kita harus tahu adalah virus hamba uang. Mengapa kita harus memahami perkara ini? tentunya supaya kita waspada terhadap bahaya dari virus ini sehingga tidak menjangkiti kita.  Paulus sudah  mengingatkan gambaran tentang kondisi manusia-manusia akhir jaman yang salah satunya adalah bahwa manusia akan menjadi hamba uang.

Menurut pendapat para ahli, Paulus menulis surat ini pada saat-saat terakhir menjelang kematiannya, sebelum akhirna ia harus disiksa dengan sangat kejam dan akhirnya dipenggal kepalanya oleh kaisar Nero di Roma pada tahun 67. Rasul Paulus adalah rasul yang paling lama mengalami masa-masa kesengsaraan dan penganiayaan dalam penjara. Namun masa-masa dalam penjara, tidak membuatnya jera untuk terus memberitakan tentang Kristus dan mewartakan kabar kesukaan. Kebanyakan surat-surat Paulus ditulisnya ketika ia ada dalam penjara, termasuk surat 2 Timotius ini.

Apakah arti hamba uang?
Menjadi hamba uang artinya mengganggap bahwa uang adalah yang terutama dalam hidup ini, serta menjadikan uang sebagai segala-galanya. Menjadi hamba uang juga bearti menganggap bahwa  segala sesuatunya dapat dibeli dengan uang dan semua yang dilakukan harus diukur dengan uang. Tetapi benarkan demikian? benarkah uang itu segala-galanya?

Saya pernah membaca sebuah hiasan dinding yang menulikan tentang uang ini. Di situ dituliskan bahwa :
Uang memang bisa membeli buku, tapi tidak bisa  membeli hikmat.
Uang memang bisa membeli pengawal, tapi tidak bisa membeli membeli keamanan
Uang memang bisa membeli salib, tapi tidak bisa membeli keselamatan.
Uang memang bisa membeli cincin kawin, tapi tidak bisa membeli membeli cinta
Banyak hal yang dapat dibeli  dengan uang, tapi  uang tidak dapat membeli semua hal.

Saya tidak sedang mengatakan bahwa uang tidaklah penting. Saya sendiri membutuhkan uang setiap bulan baik untuk membiayai sekolah anak, membiayai operasional dan juga untuk mendukung segala kegiatan sosial. Tapi  mari kita mau tetap berpikir bahwa uang bukanlah segala-galanya.

Jangan menjadi hamba uang
Ibrani 13:5 menulis:

“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.”

Juga di dalam 1 Timotius 6:10

“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.”

Kata hamba uang dalam bahasa Yunani adalah : philarguria yang bersal dari kata philarguros. Kata Philarguros sendiri berasal dari kata philos artinya sahabat,atau bersahabat dan arguros, artinya uang atau perak. Dengan demikian kata cinta uang atau hamba uang memilki arti yang sama.

Hamba Uang, Fenomena akhir jaman.
Paulus melalui ilham Roh Kudus sudah memperingatkan bahwa pada akhir jaman, virus hamba uang ini semakin merajalela. Memang virus hamba uang sejak jaman dahulu sudah ada. Tetapi semakin menuju kepada akhir jaman, hal ini semakin meningkat.

Bahayanya menjadi hamba uang

Ada banyak hal yang akan terjadi bila seseorang dihinggapi virus cinta  uang ini . Alkitab berkata bahwa akar segala kejahatan adalah cinta akan uang. Ingat, pada dasarnya, uang tidaklah jahat, tetapi yang seringkali menyebabkan timbulnya banyak kejahatan adalah cinta uang.

Apa saja bahaya dari virus hamba uang ini?

  • Kehilangan rasa puas

Pengkhotbah 5:9 “Siapa mencintai uang, tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya.
Bagaimana memiliki rasa cukup?
Cukup hanya diucapkan oleh orang yang menerima.
Ini soal kepuasan hati, bukan soal jumlah atau nominal yang diterima.
Cukup berarti melihat apa yang telah kita terima dan disyukuri.
Ini tidak berarti bahwa kita berhenti berusaha, atau berkarya. Bukan stagnan atau mandeg, berpuas diri.

  • Menjadi serakah

1 Timotius 6:9 “Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan dan yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Orang yan serakah motivasinya hanya untuk uang. Orang yang serakah, dia akan melakukan segala cara demi mendapatkan uang. Mengapa ada orang mencuri, merampok, korupsi, dan banyak kejahatan lainya? karena keserakahan.

No money, no friend
No money, no honey
No money, no time
No money, no dong

Bahasa Indonesia:”Ada uang abang disayang, tak ada uang abang ditendang”

    • Menjadi jahat

Mengapa Ananias dan Safira mereke bersepakat berbohong dan menipu para rasul? karena cinta mereka akan uang sehingga melakukan kejahatan. Alkitab juga memperingatkan supaya kita tidak menjadi pencuri ( Maleakhi 3).

    • Menyimpang dari iman

Ada orang-orang yang menjual iman,hanya karena iman. Buat apa kita memiliki harta dunia kalau akhirnya kita binasa?

Penutup
Mari kita senantiasa waspada dengan virus hamba uang ini. Bagaimanapun kondisi keuangan yang sedang kita hadapi, jangan kehilangan pengharapan, jangan tinggalkan Tuhan dan jangan tanggalkan iman. Percayalah bahwa :
Filipi 4:19
” Dan Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemulianya dalam Kristus Yesus.

ANDA DIBERKATI DENGAN PELAYANAN KAMI
ANDA INGIN MENDUKUNG KAMI BAIK DALAM DOA, DANA MAUPUN PULSA?
Segera hubungi kami dan Anda dapat menjadi mitra kami. Bila Anda digerakkan Tuhan untuk mendukung pelayanan kami, silakan kirim kontribusi kepada kami melalui
BCA 1540241577 atau Bank Mandiri 1360007334334 a.n Agus Susanto
Untuk persembahan PULSA dapat ditransfer ke 085228085470 atau 0897 3527437.
Semua penerimaan dan penggunaaan persembahan akan dimuat dalam kolom DONASI.
Harap berikan catatan NN bila nama Bapak/Ibu tidak mau diulis lengkap.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

Iklan
Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH, KHOTBAH TENTANG UANG | Tag | Meninggalkan komentar

START

PSKTSTART

Rancangan Khotbah
IBADAH PERSEKUTUAN SISWA KRISTIANI TEMANGGUNG ( PSKT)
Jumat, 21 November 2014
Tempat: GPdI ” SHILLOH ” PARAKAN
Ayat Pokok:  2 Kor 8:1-15 att: ayat 11

Pendahuluan:
Start sebagai kata benda bermakna sebagai “garis/tanda” awal dalam sebuah perlombaan lari, gerak jalan, atau balapan. Sebagai kata kerja bermakna” mengawali  suatu pekerjaan.

Pengurus memberikan tema ini tentu ada maksud, atau harapan bahwa hari ini adalah langkah awal, suatu perubahan ke arah kehidupan yang lebih baik.

Ayat Mas 2 Kor 8:1-15 att ay 11
” Maka sekarang, selesaikan jugalah pelaksanaanya itu! Hendaklah pelaksananya  sepadan dengan kerelaanmu, dan lakukanlah itu dengan apa yang ada padamu”

BIS
” Nah, sekarang hendaklah kalian melanjutkannya menurut kemampuanmu. Hendaknya kalian bersemangat untuk menyelesaikan usaha itu, sebagaimana kalian dahulu pun bersemangat merencanakannya.”

Banyak orang pandai menyusun rencana, program, harapan-harapan, tapi sulit untuk melangkah, memulai apalagi mengakhiri dengan hasil yang baik.

Ayat ini mengingatkan kita untuk dapat memulai apapapun yang baik, cita-cita, harapan,harapan, keinginan, supaya kita dapat meraih apa yang kita harapkan.

Manajemen waktu
Memulai erat kaitanya dengan bagaimana kita mengatur waktu kita. Ada 24 jam waktu yang Tuhan anugerahkan kepada kita dalam sehari, tapi bagaiamana kita mengatur, itu yang menentukan kesuksesan kita.

Waktu berdasarkan prioritas
– Tidak penting
– Bisa ditunda
– Urgen

Yang urgen adalah: bagaimana kita menjadi pelaku firman.

Jangan ditunda
Ibrani 4:7″ Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu ” hari ini”, ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan diatas: ” Pada hari ini jika kamu mendengar suaraNya, janganlah keraskan hatimu”

How to START?

Untuk memudahkan kita memahami bagaimana kita memulai, berikut lima perkara yang perlu kita perhatikan yang diawali dengan huruf-huruf S,T,A,R,T yaitu:

S-Stop to dream. Banyak orang hanya pandai bermimpi, berandai-andai, membangun harapan tanpa mau memulai. Bagaimana mungkin itu menjadi kenyataan?

Ilustrasi: Ingin jadi dermawan kalau sudah jadi jutawan

T-This time to start- Bukan besok, bukan nanti, tapi hari ini. Jangan suka menunda-nunda !

Action, Now- Lakukan sekarang 

R-Reason, No !- Jangan membuat alasan-alasan untuk melakukan penundaan-penundaan. Hilangkan kemalasan. 

T- Try…try… try- Jangan menyerah. Jangan berhenti melangkah. Teruslah mencaba, Kegagalan bukan akhir dari segalanya. 

Menjadi anak-anak Tuhan yang Peduli

Secara konteks, 2 Korintus 8:1-15 ini, memuat tentang bagaimana kita dapat menjadi berkat bagi sesama dengan mau mempedulikan sesama dan berbagi berkat bagi sesama.

Berapa banyak kita sudah mendengar firman Tuhan tentang bagaimana kita harus mengasihi dan menjadi berkat buat sesama. Pertanyaannya sudahkah kita melakukannya.

Atau mungkin kita masih menunda-nunda dan beralasan
”  Ya, elah… berbagi ? buat gue aja gak cukup?”
” Mau sih berbagi… tapi apa yang dapat gue bagi?”

Mari kita lihat ilustrasi ini
Gambar 1 ( gambar ada di Http://pesona-sabda.blogspot.com)
Apakah yang Anda pikir? mungkin orang ini cuma mau lewat?
Gambar 2( gambar ada di Http://pesona-sabda.blogspot.com)

Tidak.. ternyata ia justru ingin membrikan donasi
Gambar 3( gambar ada di Http://pesona-sabda.blogspot.com)

Dia bahkan berkata” saya masih punya yang lain di saku celana saya”

Bagaimana dengan kita?

Teladan dari firman Tuhan

Berdasarkan ayat yang diberikan pengurus PSKT dari 2 Korintus 8:1-15 ini mari kita perhatikan bersama-sama tentang kerinduan untuk menjadi pelaku firman dalam hal memberi dan berbagi.

Coba kalian bagi dua kelompok, kelompok Kanan dan kelompok kiri ( Ssst… bukan ekstem kanan  dan ekstem kiri, lho). Tugas kelompok kanan, baca dan pelajari ayat 1- 5, kelompok kiri ayat 7 saja). Jangan protes.. saya tahu kemampuan masing-masing kelompok , yang kiri saya kasih satu ayat saja.

Sekarang laporkan hasil pengamatan kalian

Ayat 1-5

– Siapa mereka? jemaat-jemaat di Makedonia
–  Bagaimana keadaan mereka?sangat miskin dan menderita
–  Tetapi coba perhatikan ayat 4-5″ soal memberi, buat mereka tidak ada masalah.

Ayat 7
– Siapa mereka? jemaat Korintus
– Bagaimana mereka? kaya dalam segala sesuatu
– Tetapi  sekalipun mereka kaya, tapi pelit.

Aplikasi
Mari kita menjadi anak Tuhan yang mau peduli dan berbagi. Jangan menunggu nanti. Lakukan hari ini.

Ilustrasi: Sekilas tentang pelayanan GERAKAN PEDULI KASIH.

Oleh: Pdt. H. Agus Susanto, S.Pd.K
Sumber: Http://pesona-sabda.blogspot.com

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH, KHOTBAH IBADAH REMAJA | Meninggalkan komentar

SIKAP SEORANG PEMENANG

Ayat Pokok: Roma 8:31-39

Bagaimana sikap seorang pememang?
a. Optimis dalam menghadapi hidup ini.
b. Mampu mengatasi kegagalan/masalah
c. Memiliki kesabaran yang tinggi
d. Memahami bahwa rencana Allah itu indah pada waktunya

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Meninggalkan komentar

ORANG PERCAYA YANG DAPAT DIPERCAYA

Ayat Pokok: I Kor 4:2
Pembacaan Alkitab : I Kor 4:2

Pendahuluan
Setiap kita tentu menyadari bahwa kita adalah orang percaya. Namun yang menjadi pokok pikiran kita hari ini adalah. Apakah kita juga dapa dipercaya oleh Tuhan?

Kepercayaan adalah hal yang sangat penting. Ketika seorang pemimpin tidak dapat dipercaya, maka bawahan tidak akan respek kepadanya. Demikian sebaliknya, ketika seorang bawahan tidak dapat dipercaya, tidak mungkin atasan akan mempercayakan hal-hal lain yang lebih besar kepadanya. Dalam keluarga, juga perlu dikembangkan sikap saling percaya antara anggota keluarga.

Ketika seorang pelayanan Tuhan, tidak dapat dipercaya, maka masa depan pelayanan akan terkendala.

Bagaimana supaya kita dapat menjadi orang yang bisa dipercaya oleh sesama bahkan oleh Tuhan?
a. Lakukan tugas dengan setia ( I Kor 4:2 )
b. Jangan mudah menghakimi orang lain ( I Kor 4:3 )
c. Setia dalam proses Tuhan ( I Kor 4:11-13

Penutup
Jadilah orang yang dapat dipercaya ( Amsal 28:20 )

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Meninggalkan komentar

MERAIH HIDUP BERKEMENANGAN

Ayat Pokok: II Korintus 4:1-18

Pendahuluan
Orang-orang percaya, atau gereja Tuhan sering diibaratkan sebagai bejana tanah liat ( Ingg: vessel ). Sementaara Tuhan adalah Sang Penjunan. Sebutan bejana ini memberikan pemahaman kepada kita betapa rapuhnya kita. Mungkin saat ini Anda adalah orang-orang muda yang sedang gagah-gagahnya, tenaga masih prima. Tetapi jangan lupa, akan datang masanya dimana kita akan alami masa-masa tua dan kekuatan kita semakin berkurang, kondisi kita akan semakin merosot.

Ayat bacaaan kita hari ini memberikan gambaran bahwa memang dalam diri setiap manusia ada dua unsur kehidupan yaitu manusia jasmaniah atau lahiriah, dan manusia rohaniah atau batiniah.
a. Manusia lahiriah, semakin tua semakin berkurang dan semakin merosot
–  Berkurang : tenaganya, nafsu makannya
–  Merosot    : pendengarannya, penglihatannya, daya ingat,

b. Manusia batiniah: semakin diperbaharui
– semakin bertambah usia, semakin dewasa iman kita.

Bagaimana supaya kita dapat meraih kemenangan dalam hidup bahkan sampai masa tua kita?

a. Tidak mudah putus asa ( ayat 1, 8 )
Dalam dunia, kita sering diperhadapkan dengan berbagai penderitaan,tapi biarlah kia berkeyakinan seperti Paulus bahwa penderitaan yang dialaminya ringan, tidak sebanding dengan kemuliaan yang disediakan oleh Tuhan ( Roma 8:18 ). Persoalannya kenapa banyak orang mudah patah semangat, karena menganggap seolah-olah penderitaannya begitu berat.
b. Tetap mengucap syukur ( ayat 15). Jadi seburuk apapun kondisi kita, Tuhan katakan kita harus tetap mengucap syukur.
Tuhan tidak katakan mengucap syukurlah pada waktu kamu senang. Tetapi Tuhan perintahkan mengucap syukurlah dalam segala hal (  1 Tes 5:18 ). Itu artinya kita mengucap syukur dalam keadaan apapaun dan kondisi bagaimanapun.
c. Arahkan perhatian hanya kepada Tuhan ( ayat 18 )
Kondisi hari-hari ini yang sarat dengan kesibukan dan persaingan, dapat menjadi godaan untuk kita tidak lagi menjadikan Tuhan sebagai pusat perhatian kita. Tetapi Tuhan berkata dalam Kolose 3:2 ” Pikirkanlah perkara-perkara yang diatas bukan yang dibumi.

Dengan demikian kita akan dimampukan untuk tetap tegar dan tampil sebagai pemenang, ditengah segala problema yang melanda hidup kita

Amin !!!

 

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Meninggalkan komentar

ARMY OF GOD

RINGKASAN KHOTBAH IBADAH PADANG
PERSEKUTUAN SISWA KRISTIANI TEMANGGUNG
Hari/Tanggal       : Selasa, 12 Februari 2012
Ayat Pokok         : II Timotius 3:3-4

PENDAHULUAN

Ketika Tuhan memanggil kita, Tuhan memiliki rencana untuk kita. Rencana-Nya adalah supaya hidup kita dapat menjadi berkat dimanapun kita berada. Kita harus menjadi Army Of God. Kita dipersiapkan Tuhan untuk menjadi prajurit-prajurit Tuhan. Menjadi tentara-tentaranya Allah.
Kekristenan adalah kegerakan. Tuhan menghendaki adanya satu perubahan kearah yang baik dari anak-anak Allah.
Saat kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, kita disebut sebagai Anak-anak Allah.
“ Tetapi semua orang yang  menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah. Tetapi dari Anak-anak Allah, Tuhan menginginkan supaya kita lebih lanjut bertumbuh menjadi Pengikut, Murid dan selanjutnya Tuhan merindukan kita menjadi pelayan-pelayan Tuhan. Dengan kata lain Tuhan menginginkan kita menjadi Prajurit-prajurit-Nya Allah ( menjadi Army Of God ).

  1. Siapakah Army Of God?

Army of God adalah orang-orang yang siap dipakai Tuhan untuk “berperang” menyatakan kemuliaan nama Tuhan. Mengapa berperang? Karena memang sebagaimana tugas utama seorang tentara adalah berperang, maka tugas utama seorang Army Of God adalah juga berperang. Tetapi yang harus kita ingat bahwa peperangan kita bukan seperti peperangan yang dilakukan oleh tentara-tentara dunia. Musuh yang kita perangi berbeda dengan musuh-musuh tentara dunia.

  1. Siapakah musuh kita?

Musuh yang harus kita perangi adalah:

    • Kua-kuasa jahat ( Efesus 6:11-12 )

Iblis  ( Bhs. Grika= Diabolos )
Artinya :-      Pembuat kejahatan
–      Pembuat keonaran

    • Kedagingan kita
    • Bagaimana Syarat Menjadi Army Of God yang berkenan kepada Tuhan?
      • Fokus kepada Tuhan Sang Komandan ( II Timotius 2:4 )
      • Melatih diri dalam kedisiplinan ( II Timotius 2:5 )
      • Sabar menghadapi tantangan kehidupan ( II Timotius 2:3 )

PENUTUP

Selagi muda, mari kita serahkan diri menjadi prajurit-prajurit-Nya Allah. Jangan tunggu menjadi tua dan tidak berdaya. Masa muda adalah masa-masa potensial untuk kita mempersiakan diri menjadi alat-alat-Nya Tuhan untuk berperang menyatakan kemuliaan Tuhan dengan menjadi Army Of God

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Tag , , | Meninggalkan komentar

HIDUP DIPIMPIN ROH KUDUS

Disampikan pada: Ibadah Hari Raya Pentakosta
Hari/ Tgl: Minggu, 12 Juni 2011
Di GPdI Blawong- Temanggung

Pendahuluan
Hari ini geeja-gereja di seluruh dunia sedang merayakan hari Pantekosata. Istilah Pentakosta berasal dari bahasa Yunani kuno ” Pentekostes “yang artinya hari ke lima puluh. Pada masa perjanjian lama Hari raya Pentakosta dirayakan setelah tujuh minggu dari hari raya Paskah. Itu sebabnya Hari Pentakosta juga disebut hari raya Tujuh Minggu dan Raya Buah Bungaran. Pada masa Perjanjian Baru Hari Raya Panteksota mendapat warna baru yaitu sebagai hari Pencurahan Kuasa Roh Kudus dan dirayakan sepuluh hari sejak kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga atau lima puluh hari sesudah kebangkitan Tuhan Yesus Peristiwa Pentakosta pertama teriadi di loteng Yerusalem dan dicatat dalam Kisah 2:1-13.

Penggenapan Janji Tuhan
Peristiwa pencurahan Roh Kudus ini adalah penggenapan janji Tuhan dimana pada saat Tuhan Yesus hendak naik ke Sorga, Tuhan Yesus menjanjikan adanya penolong yang akan menyertai umatn-Nya. Dan penolong itu adalah Roh Kudus Lihat Yoh 16:7 “..sebab jikalau Aku tidak pergi ,.. Penghibur itu tidak akan datang ” Yoh16:13 ” ..yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu kedalam seluruh kebenaran Dari sini kita bisa melihat bagaimana kepedulian Tuhan terhadap umat-Nya. Tuhan Yesus sangat memperhatikan umat-Nya sehingga Dia tidak membiarkan kita bergumul sendiri sebagai yatim-piatu. Yoh 14:18 ” Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim-piatu. Aku datang kembali kepada-Mu.

Mengapa Kita Perlu Dipimpin Roh Kudus?
Mengapa kita perlu dan harus dipimpin oleh Roh Kudus? Kita harus dipimpin oleh Roh Kudus supaya kita mampu menang dan dan dapat mengalahkan segala kuasa yang ada di dunia ini

Pertama : Menang atas kuasa dosa dan kedagingan * Roma 8:5-6 , Galatia 5:16-17 Tuhan Yesus pernah mengingatkan bahwa roh memang penurut tetapi daging lemah Bahkan Paulus pernah berkata yang tidak aku kehendaki untuk aku lakukan itulah yang aku perbuat.
Kedua : Menang atas pergumulan hidup ( Roma 8:26-27 ) –Roh Kudus membantu kita dalam doa

Tanda orang yang dipimpin Roh Kudus?
• Dia Taat Bersaksi ( Kisah 1:8, Mat 28:19-20)
• Taat Berdoa ( Kisah 4:3)
• Taat Bersyukur ( Kisah 16:24-25)
• Taat Firman ( Kisah 2:41-42)
• Taat Melayani ( Kisah 2:44-47 )
*****Amin *****

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Meninggalkan komentar