SIKAP SEORANG PEMENANG

Ayat Pokok: Roma 8:31-39

Bagaimana sikap seorang pememang?
a. Optimis dalam menghadapi hidup ini.
b. Mampu mengatasi kegagalan/masalah
c. Memiliki kesabaran yang tinggi
d. Memahami bahwa rencana Allah itu indah pada waktunya

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Tinggalkan komentar

ORANG PERCAYA YANG DAPAT DIPERCAYA

Ayat Pokok: I Kor 4:2
Pembacaan Alkitab : I Kor 4:2

Pendahuluan
Setiap kita tentu menyadari bahwa kita adalah orang percaya. Namun yang menjadi pokok pikiran kita hari ini adalah. Apakah kita juga dapa dipercaya oleh Tuhan?

Kepercayaan adalah hal yang sangat penting. Ketika seorang pemimpin tidak dapat dipercaya, maka bawahan tidak akan respek kepadanya. Demikian sebaliknya, ketika seorang bawahan tidak dapat dipercaya, tidak mungkin atasan akan mempercayakan hal-hal lain yang lebih besar kepadanya. Dalam keluarga, juga perlu dikembangkan sikap saling percaya antara anggota keluarga.

Ketika seorang pelayanan Tuhan, tidak dapat dipercaya, maka masa depan pelayanan akan terkendala.

Bagaimana supaya kita dapat menjadi orang yang bisa dipercaya oleh sesama bahkan oleh Tuhan?
a. Lakukan tugas dengan setia ( I Kor 4:2 )
b. Jangan mudah menghakimi orang lain ( I Kor 4:3 )
c. Setia dalam proses Tuhan ( I Kor 4:11-13

Penutup
Jadilah orang yang dapat dipercaya ( Amsal 28:20 )

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Tinggalkan komentar

MERAIH HIDUP BERKEMENANGAN

Ayat Pokok: II Korintus 4:1-18

Pendahuluan
Orang-orang percaya, atau gereja Tuhan sering diibaratkan sebagai bejana tanah liat ( Ingg: vessel ). Sementaara Tuhan adalah Sang Penjunan. Sebutan bejana ini memberikan pemahaman kepada kita betapa rapuhnya kita. Mungkin saat ini Anda adalah orang-orang muda yang sedang gagah-gagahnya, tenaga masih prima. Tetapi jangan lupa, akan datang masanya dimana kita akan alami masa-masa tua dan kekuatan kita semakin berkurang, kondisi kita akan semakin merosot.

Ayat bacaaan kita hari ini memberikan gambaran bahwa memang dalam diri setiap manusia ada dua unsur kehidupan yaitu manusia jasmaniah atau lahiriah, dan manusia rohaniah atau batiniah.
a. Manusia lahiriah, semakin tua semakin berkurang dan semakin merosot
–  Berkurang : tenaganya, nafsu makannya
–  Merosot    : pendengarannya, penglihatannya, daya ingat,

b. Manusia batiniah: semakin diperbaharui
– semakin bertambah usia, semakin dewasa iman kita.

Bagaimana supaya kita dapat meraih kemenangan dalam hidup bahkan sampai masa tua kita?

a. Tidak mudah putus asa ( ayat 1, 8 )
Dalam dunia, kita sering diperhadapkan dengan berbagai penderitaan,tapi biarlah kia berkeyakinan seperti Paulus bahwa penderitaan yang dialaminya ringan, tidak sebanding dengan kemuliaan yang disediakan oleh Tuhan ( Roma 8:18 ). Persoalannya kenapa banyak orang mudah patah semangat, karena menganggap seolah-olah penderitaannya begitu berat.
b. Tetap mengucap syukur ( ayat 15). Jadi seburuk apapun kondisi kita, Tuhan katakan kita harus tetap mengucap syukur.
Tuhan tidak katakan mengucap syukurlah pada waktu kamu senang. Tetapi Tuhan perintahkan mengucap syukurlah dalam segala hal (  1 Tes 5:18 ). Itu artinya kita mengucap syukur dalam keadaan apapaun dan kondisi bagaimanapun.
c. Arahkan perhatian hanya kepada Tuhan ( ayat 18 )
Kondisi hari-hari ini yang sarat dengan kesibukan dan persaingan, dapat menjadi godaan untuk kita tidak lagi menjadikan Tuhan sebagai pusat perhatian kita. Tetapi Tuhan berkata dalam Kolose 3:2 ” Pikirkanlah perkara-perkara yang diatas bukan yang dibumi.

Dengan demikian kita akan dimampukan untuk tetap tegar dan tampil sebagai pemenang, ditengah segala problema yang melanda hidup kita

Amin !!!

 

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Tinggalkan komentar

ARMY OF GOD

RINGKASAN KHOTBAH IBADAH PADANG
PERSEKUTUAN SISWA KRISTIANI TEMANGGUNG
Hari/Tanggal       : Selasa, 12 Februari 2012
Ayat Pokok         : II Timotius 3:3-4

PENDAHULUAN

Ketika Tuhan memanggil kita, Tuhan memiliki rencana untuk kita. Rencana-Nya adalah supaya hidup kita dapat menjadi berkat dimanapun kita berada. Kita harus menjadi Army Of God. Kita dipersiapkan Tuhan untuk menjadi prajurit-prajurit Tuhan. Menjadi tentara-tentaranya Allah.
Kekristenan adalah kegerakan. Tuhan menghendaki adanya satu perubahan kearah yang baik dari anak-anak Allah.
Saat kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, kita disebut sebagai Anak-anak Allah.
“ Tetapi semua orang yang  menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah. Tetapi dari Anak-anak Allah, Tuhan menginginkan supaya kita lebih lanjut bertumbuh menjadi Pengikut, Murid dan selanjutnya Tuhan merindukan kita menjadi pelayan-pelayan Tuhan. Dengan kata lain Tuhan menginginkan kita menjadi Prajurit-prajurit-Nya Allah ( menjadi Army Of God ).

  1. Siapakah Army Of God?

Army of God adalah orang-orang yang siap dipakai Tuhan untuk “berperang” menyatakan kemuliaan nama Tuhan. Mengapa berperang? Karena memang sebagaimana tugas utama seorang tentara adalah berperang, maka tugas utama seorang Army Of God adalah juga berperang. Tetapi yang harus kita ingat bahwa peperangan kita bukan seperti peperangan yang dilakukan oleh tentara-tentara dunia. Musuh yang kita perangi berbeda dengan musuh-musuh tentara dunia.

  1. Siapakah musuh kita?

Musuh yang harus kita perangi adalah:

    • Kua-kuasa jahat ( Efesus 6:11-12 )

Iblis  ( Bhs. Grika= Diabolos )
Artinya :-      Pembuat kejahatan
–      Pembuat keonaran

    • Kedagingan kita
    • Bagaimana Syarat Menjadi Army Of God yang berkenan kepada Tuhan?
      • Fokus kepada Tuhan Sang Komandan ( II Timotius 2:4 )
      • Melatih diri dalam kedisiplinan ( II Timotius 2:5 )
      • Sabar menghadapi tantangan kehidupan ( II Timotius 2:3 )

PENUTUP

Selagi muda, mari kita serahkan diri menjadi prajurit-prajurit-Nya Allah. Jangan tunggu menjadi tua dan tidak berdaya. Masa muda adalah masa-masa potensial untuk kita mempersiakan diri menjadi alat-alat-Nya Tuhan untuk berperang menyatakan kemuliaan Tuhan dengan menjadi Army Of God

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Tag , , | Tinggalkan komentar

HIDUP DIPIMPIN ROH KUDUS

Disampikan pada: Ibadah Hari Raya Pentakosta
Hari/ Tgl: Minggu, 12 Juni 2011
Di GPdI Blawong- Temanggung

Pendahuluan
Hari ini geeja-gereja di seluruh dunia sedang merayakan hari Pantekosata. Istilah Pentakosta berasal dari bahasa Yunani kuno ” Pentekostes “yang artinya hari ke lima puluh. Pada masa perjanjian lama Hari raya Pentakosta dirayakan setelah tujuh minggu dari hari raya Paskah. Itu sebabnya Hari Pentakosta juga disebut hari raya Tujuh Minggu dan Raya Buah Bungaran. Pada masa Perjanjian Baru Hari Raya Panteksota mendapat warna baru yaitu sebagai hari Pencurahan Kuasa Roh Kudus dan dirayakan sepuluh hari sejak kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga atau lima puluh hari sesudah kebangkitan Tuhan Yesus Peristiwa Pentakosta pertama teriadi di loteng Yerusalem dan dicatat dalam Kisah 2:1-13.

Penggenapan Janji Tuhan
Peristiwa pencurahan Roh Kudus ini adalah penggenapan janji Tuhan dimana pada saat Tuhan Yesus hendak naik ke Sorga, Tuhan Yesus menjanjikan adanya penolong yang akan menyertai umatn-Nya. Dan penolong itu adalah Roh Kudus Lihat Yoh 16:7 “..sebab jikalau Aku tidak pergi ,.. Penghibur itu tidak akan datang ” Yoh16:13 ” ..yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu kedalam seluruh kebenaran Dari sini kita bisa melihat bagaimana kepedulian Tuhan terhadap umat-Nya. Tuhan Yesus sangat memperhatikan umat-Nya sehingga Dia tidak membiarkan kita bergumul sendiri sebagai yatim-piatu. Yoh 14:18 ” Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim-piatu. Aku datang kembali kepada-Mu.

Mengapa Kita Perlu Dipimpin Roh Kudus?
Mengapa kita perlu dan harus dipimpin oleh Roh Kudus? Kita harus dipimpin oleh Roh Kudus supaya kita mampu menang dan dan dapat mengalahkan segala kuasa yang ada di dunia ini

Pertama : Menang atas kuasa dosa dan kedagingan * Roma 8:5-6 , Galatia 5:16-17 Tuhan Yesus pernah mengingatkan bahwa roh memang penurut tetapi daging lemah Bahkan Paulus pernah berkata yang tidak aku kehendaki untuk aku lakukan itulah yang aku perbuat.
Kedua : Menang atas pergumulan hidup ( Roma 8:26-27 ) –Roh Kudus membantu kita dalam doa

Tanda orang yang dipimpin Roh Kudus?
• Dia Taat Bersaksi ( Kisah 1:8, Mat 28:19-20)
• Taat Berdoa ( Kisah 4:3)
• Taat Bersyukur ( Kisah 16:24-25)
• Taat Firman ( Kisah 2:41-42)
• Taat Melayani ( Kisah 2:44-47 )
*****Amin *****

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Tinggalkan komentar

NAMA SEGALA NAMA

Tema : Nama, arti Nama,Nama Yesus,

Judul : NAMA SEGALA NAMA

Ayat Acuan : Matius 1:1,21, Fil 2:5-11, Kis 4:12

 

 

Apa arti sebuah nama? Banyak, demikian menurut Justin Kaplan dan Anne Bernays, penulis buku yang berjudul The Language of Names (Bahasa Nama). “Nama menyelami inti keberadaan kita.”

Dalam salah satu bab yang membahas tentang nama-nama dalam kesusasteraan, Justin Kaplan dan Anne Bernays menyatakan bahwa Charles Dickens, seorang novelis ternama yang berasal dari Inggris, adalah seorang pengarang yang ahli dalam menamai semua tokoh dalam karya-karyanya. Setiap nama yang ia berikan pada tokoh-tokohnya benar-benar merefleksikan karakter diri mereka masing-masing.

Bagi orang Kristen, nama di atas segala nama adalah Yesus. Malaikat Tuhan mengabarkan, “…dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka” (Matius 1:21). Nama Yesus menjadi nama yang paling ditinggikan dan paling berarti, baik di bumi maupun di surga.

Apa arti nama tersebut? Segala anugerah Allah, segala keajaiban dari karya penebusan, segala yang kita percayai, dan segala yang kita harapkan. Saat kita mengucapkannya, menyanyikannya, jiwa kita pun dipenuhi oleh kasih dan pengagungan akan Allah. Kita menantikan kemenangan yang tak terlukiskan pada hari ketika semua lutut bertelut, dan setiap lidah baik dengan rela hati maupun oleh dorongan ilahi, akan memuji nama yang terindah dan termulia dari segala nama, yaitu Yesus!

 

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Tinggalkan komentar

ABRAHAM, ISHAK, YAKUB

Bahan : Matius 1:2

Oleh: Hengky Lie

Titik awal silsilah Kristus dalam Injil Matius di mulai oleh Abraham. Meskipun janji keturunan yang akan meremukkan kepala ular sudah diberikan kepada Hawa jauh sebelum Abraham ada (Kej. 3:15) namun Abrahamlah yang disebutkan disini sebagai titik permulaan silsilah Yesus Kristus. Oleh dorongan Roh Kudus Matius sebagai penulis kitab Injil mengabaikan Adam sampai Terah dan memulainya dengan Abraham.

Mengapa Abraham ? Abraham adalah bukti pekerjaan Allah dimana Allah sendirilah yang pertama-tama memanggil Abraham keluar dari negerinya (Ur Kasdim) menuju ke Kanaan. Ur Kasdim adalah negeri penyembah berhala dan kemungkinan besar keluarga Abraham pun adalah penyembah berhala.

Allah berjanji kepada Hawa dan Allah sendirilah yang berinisiatif memenuhi janji itu dengan memanggil Abraham untuk membuat suatu bangsa milik kepunyaanNya sendiri. Hanya inisiatif Tuhanlah yang terhitung sebagai titik permulaan penebusan dalam silsilah Yesus Kristus.

Abraham memperanakkan Ishak…
Hanya Ishak yang disebutkan disini sebagai keturunan Abraham. Meskipun Abraham memperanakkan Ismael sebelum Ishak dan 6 anak lainnya setelah Ishak (Kej. 25:2), namun semua mereka tidak dipakai Allah untuk melahirkan Kristus. Hanya Ishaklah anak yang di janjikan Tuhan dan oleh janji ini Allah akan bekerja. Semua daya usaha manusia hanya melahirkan Ismael, Zimran, Yoksan, Median dan sebagainya sama sekali tidak dapat dipakai Allah untuk mengerjakan rencanaNya. Allah yang berjanji, haruslah Dia juga yang menggenapi. Semua usaha manusia untuk menggenapkan janji Allah hanya akan menghalangi Tuhan dan menganiaya  anak yang dijanjikan.

Ishak memperanakkan Yakub…Sebenarnya Ishak tidak hanya memperanakkan Yakub melainkan juga Esau, bahkan keduanya adalah anak kembar yang lahir pada hari yang sama, namun Esau yang sulung sama sekali di abaikan dan tidak disebut disini. Karena nafsu yang rendah, Esau menjual hak kesulungannya demi sepiring makanan (Ibrani 12:16) dan meskipun mencucurkan air mata, dia tidak dapat memperolehnya lagi (Ibrani 12:17)

Tiga nama pertama yang disebut dalam Matius 1:2 secara berturut-turut : Abraham, Ishak dan Yakub adalah nama dari Allah, turun temurun yang harus di ingat oleh bangsa Israel (Keluaran 3:15).  3 nama ini berarti :
(1) Allah mendengar keluh kesah umatNya (Keluaran 2:24). Karena Allah mendengar, berarti Allah tidak akan membiarkan umatNya di perbudak di Mesir yang melambangkan dunia dan dosa.

(2) Abraham, Ishak dan Yakub adalah janji Allah akan tanah permai Kanaan, suatu negeri perhentian yang berlimpah susu dan madunya (Kel. 3:6-8). Haleluya, disebutnya 3 nama ini dalam Silsilah Kristus, berarti Yesus Kristus adalah tanah permai kita yang dijanjikan Allah, yang oleh karena Dia kita menerima segala berkat sorgawi dan menikmati perhentian Tuhan.

(3) Allah Abraham (Allah Bapa) berarti Allah yang berinisiatif memanggil orang berdosa. Allah Ishak (Allah Anak) berarti Allah yang memberikan segala yang terbaik kepada anakNya. Dan sebagai anak kita cukup hanya menikmati segala berkat dari Bapa tanpa perlu berjerih lelah. Allah Yakub (Allah Roh Kudus) berarti Allah yang menghajar dan membentuk anak-anakNya untuk menjadikannya bejana kemuliaan bagi Allah.

Yakub memperanakkan Yehuda…Anak sulung Yakub adalah Ruben namun garis kelahiran Kristus diteruskan oleh Yehuda karena Ruben telah kehilangan hak kesulungan karena dosa sex. Hak kesulungan Ruben beralih ke Yusuf dan hak kerajaan beralih ke Yehuda (1 Tawarikh 5:2).

Dipilihnya Yehuda oleh Allah untuk meneruskan garis keturunan Kristus, jelas menunjukkan bahwa Kristus berhubungan erat dengan kerajaan

Yehuda adalah anak ke-empat Yakub dari Lea, nama Yehuda berarti Pujian. Hasil perhatian Allah akan kesengsaraan umatnya ditambah dengan janji Allah atas tanah permai adalah puji-pujian umatNya. Yakub lebih mengasihi Rahel daripada Lea, namun Allah telah memutuskan Lea sebagai istri pertama Yakub, adalah istri yang sah sebagai penerus Kristus. Yehuda adalah anak terakhir dari Lea (Kej. 29:35)  yang dipilih Allah sebagai penerus garis kelahiran Kristus.

Yehuda dan saudara-saudaranya.
Disini saudara-saudara Yehuda yang seluruhnya ada 11 orang di singgung, sedangkan saudara-saudara Ishak dan saudara-saudara Yakub sama sekali tidak disebut. Hal ini berarti Kristus adalah Mesias yang dijanjikan kepada 12 suku Israel. Itulah sebabnya Yesus berkata “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Mat 15:24)

Sumber : http://www.gpdiwoord.us

Dipublikasi di ILUSTRASI KHOTBAH | Tinggalkan komentar